Akhlak Mulia


 

Pengertian dan Jenis Akhlak Mulia

Akhlak mulia –disebut pula husnul khuluq (perangai baik)– adalah segala sifat, watak, dan perilaku yang sangat disukai Allah SWT dan disukai pula oleh manusia. Akhlak mulia wajib dimiliki dan diamalkan. Tergolong akhlak mulia antara lain sebagai berikut:

1.Berbicara yang baik.

Ciri-ciri pembicaraan yang baik adalah isinya bermanfaat, mengandung hikmah atau kebajikan,membuat senang pendengarnya, atau tidak menyakiti hati orang lain atau tidak membuat orang lain atau tidak membuat orang lain marah

Pembicaraan yang baik juga bercirikan penggunaan kata-kata yang benar, baku, atau sesuai kadiah bahasa yang berlaku (qaulan sadida, Q.S. 4:9), kata-kata yang tepat sasaran, komunikatif, atau mudah dimengerti (qaulan baligha, Q.S. 4:63), serta mengunakan kata-kata yang santun, lemah-lembut, atau tidak kasar dan tidak vulgar (qaulan karima, Q.S. 17:23).

2.Berkata jujur atau benar (shidqi).
“Hendaklah kamu berpegang pada kebenaran (shidqi) karena sesungguhnya kebenaran itu memimpin kepada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga” (HR. Muttafaq ‘Alaih).

“Katakanlah kebenaran walaupun pahit rasanya” (HR Ibnu Hibban).

3.Malu (Haya’).
“Malu itu sebagian dari iman” (HR Muttafaq ‘Alaih).

“Sesungguhnya sebagian yang didapatkan manusia dari perkataan nabi-nabi terdahulu ialah ‘Jika kamu tidak malu, maka berbuatlah sesukamu!’” (HR Bukhari).
Malu adalah perasaan untuk tidak ingin direndahkan atau dipandang buruk oleh pihak lain.

 

Berikut uraian singkat sifat-sifat atau perilaku yang tergolong perangai buruk yang dilarang Islam :

1.Menghina.
Menghina adalah mengeluarkan kata-kata yang merendahkan dan menyakiti hati orang lain, termasuk mengolok-olok, mencela, melaknat/mengutuk, memaki, dan mengejek.

 

2.Buruk sangka (su-uzhan).
Buruk sangka itu menuduh atau memandang orang lain dengan “kacamata hitam” atau negative thinking, seraya menyembunyikan kebaikan mereka dan membesar-besarkan keburukan mereka.

3.Bergunjing (Ghibah).
Ghibah termasuk akhlak tercela. Tersirat di dalamnya perbuatan tercela lain seperti sombong, merasa diri paling baik dan benar, serta menghina orang lain. Ketercelaan ghibah dapat dirasakan betapa tersinggung perasaan kita, atau sakit hatinya kita, bahkan betapa marahnya kita, jika kejelakan dan kekurangan kita dibicarakan orang lain.

4.Dengki
Sikap hasad ini berbahaya karena dapat merusak nilai persaudaraan atau menumbuhkan rasa permusuhan secara diam-diam. Hasad juga dapat mendorong seseorang mencela, menjelek-jelekkan, dan mencari-cari kelemahan atau kesalahan orang lain dan menimbul

 

SUMBER:

https://muslimbuzzers.blogspot.com/2010/01/akhlak-baik-dan-akhlak-buruk.html

 

Pabrik Tas di Indonesia

Konveksi Tas Idola Sebagai

Pengrajin Tas

Alamat Produsen Tas pembuat Tas

Seminar

Jl. Leuwipanjang – Leuwi Sari V no 59

Bandung

No Hp 081-221-248-03

Telepon 022 – 520 6738