HINDARI SIKAP DZALIM


Orang Zalim

 

Tidak ada manusia yang ingin dirinya terzalimi. Namun pasti setiap manusia pernah merasakan terzalimi atau pun menzalimi. Terzalimi itu membuat kita sakit hati dan tidak terima akan perlakuan orang yang menzalimi kita. Namun bersyukurlah ketika kita terzalimi, karena ketika kita terzalimi itu adalah kesempatan kita untuk lebih berdekat diri kepada Allah. Dan doa orang yang terzalimi itu akan dikabulkan. Tapi bukan berarti orang yang terzalimi mendoakan buruk orang yang menzalimi. Ketika kita terzalimi jangan tanamkan rasa kebencian dalam hati kita, apalagi sampai timbul rasa ingin balas dendam.  Doakan orang yang menzalimi kita agar dia bisa berubah menjadi lebih baik lagi dan tidak suka menzalimi orang lain lagi. Serta berdoa lah kepada Allah agar kita selalu sabar dan kuat dalam menghadapi orang yang menzalimi kita.

Doa Orang Teraniaya Dan Terzalimi Dalam Al-Qur’an dapat kita lihat dalam Surat Surat An-Naml Ayat 62.

 

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الأرْضِ أَإِلَهٌ مَعَ اللَّهِ قَلِيلا مَا تَذَكَّرُونَ

Artinya : “Atau siapakah yang memperkenankan (do’a) orang yang dalam kesulitan, apabila ia berdo’a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan, dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi?. Apakah di samping Allah ada ilah (yang lain)?. Amat sedikitlah kamu mengingat-ingat(-Nya).” – (QS.27:62)

Jika kita sedang merasa dalam posisi terzalimi maka bacalah surat tersebut, insyaallah kita akan merasa lebih tenang dalam perlindungan Allah Swt.

 

Lalu bagaimana jika tanpa sengaja kita pernah menzalimi orang lain? Membuat hatinya sakit dan lain sebagainya. Tentunya kita harus meminta maaf kepada orang yang merasa dirinya telah terzalimi oleh kita. Dan salahsatu cara agar kita tidak menzalimi orang lain adalah dengan menjaga lisan dan sikap kita. Jangan sampai keduanya membuat hati orang lain sakit yang menyebabkan ia merasa terzalimi.

Allah mengancam orang-orang yang berbuat dzalim dengan adzab yang pedih didunia maupun akhirat. Karena perbuatan dzalim menyebabkan kegoncangan, kegelisahan, tersebarnya kedengkian dan terputusnya hubungan cinta dan persaudaraan.

Apa ancaman Allah kepada mereka?

– Membencinya –

وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ٥٧

“Dan Allah tidak menyukai orang zalim.” (Ali Imran 57, 140 dan Asy-Syura 40)

 

– Memusuhinya –

أَلاَ لَعْنَةُ اللّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ١٨

“Ingatlah, laknat Allah (ditimpakan) kepada orang yang zalim.” (Huud 18)

 

– Ancaman Neraka –

احْشُرُوا الَّذِينَ ظَلَمُوا وَأَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوا يَعْبُدُونَ٢٢

(Diperintahkan kepada malaikat), “Kumpulkanlah orang-orang yang zalim beserta teman sejawat mereka dan apa yang dahulu mereka sembah.” (Ash-Shaffat 22)

وَأَمَّا الْقَاسِطُونَ فَكَانُوا لِجَهَنَّمَ حَطَباً١٥

“Dan adapun yang menyimpang dari kebenaran, maka mereka menjadi bahan bakar bagi neraka Jahannam.” (Al-Jinn 15)

 

– Mengharamkan Syafaat Bagi Mereka –

مَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ حَمِيمٍ وَلَا شَفِيعٍ يُطَاعُ١٨

“Tidak ada seorang pun teman setia bagi orang yang zalim dan tidak ada baginya seorang penolong yang diterima (pertolongannya).” (Ghofir 18)

 

– Ancaman dengan Siksaan di Dunia –

 

فَتِلْكَ بُيُوتُهُمْ خَاوِيَةً بِمَا ظَلَمُوا٥٢

“Maka itulah rumah-rumah mereka yang runtuh karena kezaliman mereka.” (An-Naml 52)

وَسَكَنتُمْ فِي مَسَـاكِنِ الَّذِينَ ظَلَمُواْ أَنفُسَهُمْ وَتَبَيَّنَ لَكُمْ كَيْفَ فَعَلْنَا بِهِمْ٤٥

“Dan kamu telah tinggal di tempat orang yang menzalimi diri sendiri, dan telah nyata bagimu bagaimana Kami telah Berbuat terhadap mereka.” (Ibrahim 45)

 

– Sulitnya Sakaratul Maut –

 

وَلَوْ تَرَى إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلآئِكَةُ بَاسِطُواْ أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُواْ أَنفُسَكُمُ٩٣

“(Alangkah ngerinya) sekiranya engkau melihat pada waktu orang-orang zalim (berada) dalam kesakitan sakratulmaut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata), “Keluarkanlah nyawamu.” (Al-An’am 93)

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَى يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلاً٢٧

“Dan (ingatlah) pada hari (ketika) orang-orang zalim menggigit dua jarinya, (menyesali perbuatannya) seraya berkata, “Wahai! Sekiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama Rasul.” (Al-Furqon 27)

 

– Allah Tidak Akan Melupakan Perbuatan Mereka Walau Tidak Langsung Menurunkan Siksaan –

 

وَلاَ تَحْسَبَنَّ اللّهَ غَافِلاً عَمَّا يَعْمَلُ الظَّالِمُونَ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمْ لِيَوْمٍ تَشْخَصُ فِيهِ الأَبْصَارُ٤٢

“Dan janganlah engkau mengira, bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zalim. Sesungguhnya Allah Menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak.” (Ibrahim 42)

Semoga kita bukan termasuk orang yang dzalim.

 

 

Pabrik Tas di Indonesia

Konveksi Tas Idola Sebagai

Pengrajin Tas

Alamat Produsen Tas pembuat Tas

Seminar

Jl. Leuwipanjang – Leuwi Sari V no 59

Bandung

No Hp 081-221-248-03

Telepon 022 – 520 6738

www.tasidola.com / www.pabriktas.co.id

Email : info_dh@yahoo.com / info_tasidola@yahoo.com