Istiqamah Dalam Hijrah


Hijrah adalah memulai kembali kepada kehidupan agama, berusaha mematuhi perintah Allah SWT, menjauhi larangan-Nya, dan berusaha lebih baik lagi. Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa orang yang berhijrah (muhajir) adalah orang yang meninggalkan larangan Allah dan kembali kepada Allah.

Ada Beberapa Cara Agar Hijrah Istiqamah, diantaranya:

1. Berniat Ikhlas Ketika Hijrah

Hijrah bukan karena kepentingan dunia tetapi ikhlas karena Allah, seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang diniatkannya dan sesuai dengan niat hijrahnya.

Rasulullah SAW bersabda:

ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﺍْﻷَﻋْﻤَﺎﻝُ ﺑِﺎﻟﻨِّﻴَّﺎﺕِ ﻭَﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻟِﻜُﻞِّ ﺍﻣْﺮِﺉٍ ﻣَﺎ ﻧَﻮَﻯ . ﻓَﻤَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟِﻪِ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮْﻟِﻪِ، ﻭَﻣَﻦْ ﻛَﺎﻧَﺖْ ﻫِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﻟِﺪُﻧْﻴَﺎ ﻳُﺼِﻴْﺒُﻬَﺎ ﺃَﻭْ ﺍﻣْﺮَﺃَﺓٍ ﻳَﻨْﻜِﺤُﻬَﺎ ﻓَﻬِﺠْﺮَﺗُﻪُ ﺇِﻟَﻰ ﻣَﺎ ﻫَﺎﺟَﺮَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ

“Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya adalah kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa niat hijrahnya karena dunia yang ingin digapainya atau karena seorang perempuan yang ingin di nikahinya, maka hijrahnya adalah kepada apa yang dia niatkan.” (HR. Bukhari : 52)

Yang namanya hati pasti berubah-ubah dan mudah berubah niatnya, maka dari itu kita harus yakin untuk meluruskan niat. Niat dan Ikhlas adalah perkara yang berat untuk dijaga agar istiqamah dan sangat membutuhkan pertolongan Allah SWT.

2. Segera Mencari Lingkungan yang Baik dan Sahabat yang Shalih

Ini adalah salah satu kunci utama sukses dalam berhijrah, yaitu memiliki teman dan sahabat yang membantu untuk dekat kepada Allah dan saling menasihati serta saling mengingatkan. Hendaknya kita selalu berkumpul bersama sahabat yang shalih dan baik akhlaknya.

Agama seseorang itu sebagaimana agama teman dan sahabatnya. Rasulullah SAW bersabda:

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ ، وَكِيرِ الْحَدَّادِ ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ ، وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً

“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang shalih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk darinya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.”

Perlu diperhatikan bahwa hati manusia itu lemah, apalagi ketika sendiri. Perlu dukungan, saling menasihati antar sesama. Mereka yang ‘gagal hijrah’ bisa jadi disebabkan karena masih sering berkumpul dan bersahabat dekat dengan teman-teman yang banyak melanggar larangan Allah.

3. Menguatkan Fondasi Dasar Tauhid dan Akidah Yang Kuat Dengan Mengilmui dan Memahami Makna Syahadat Dengan Baik dan Benar

Syahadat adalah dasar dalam agama.Allah menjelaskan dalam Al-Qur’an bahwa kalimat syahadat akan meneguhkan seorang muslim untuk kehidupan dunia dan akhirat jika benar-benar mengilmui dan mengamalkannya.

4. Mempelajari Al-Qur’an dan Mengamalkannya

Al-Qur’an adalah petunjuk bagi kehidupan di dunia agar selamat dunia dan akhirat. Allah menurunkan A-Qur’an untuk meneguhkan hati orang yang beriman dan sebagai petunjuk. Membacanya juga dapat memberikan kekuatan serta kemudahan dalam beramal shalih dan berakhlak mulia dengan ijin Allah.

5.  Berusaha Tetap Terus Beramal Walaupun Sedikit

Amal adalah tujuan kita berilmu, bukan sekedar wawasan saja. Karenanya kita diperintahkan tetap harus beramal meskipun sedikit dan ini adalah hal yang paling dicintai oleh Allah.

6. Sering Berdoa dan Memohon Ke Istiqamahan dan Keikhlasan

Do’a berikut ini sebaiknya sering kita ucapkan dan sudah selayaknya kita hafalkan :

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

“Wahai Tuhan kami, janganlah engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah engkau beri petunjuk kepada kami dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi engkau. Karena sesungguhnya engkaulah dzat yang maha pemberi (karunia).” (QS. Ali Imran : 8)

Tidak lupa pula kita selalu berusaha dan berdo’a agar kita ikhlas dalam beribadah dan beramal. Ikhlas hanya untuk Allah semata serta jauh dari riya, mengharapkan pujian manusia dan tendensi dunia.

Sumber:https://muslim.or.id/34490-kiat-agar-hijrah-tidak-gagal.html

Pabrik Tas di Indonesia

Konveksi Tas Idola Sebagai

Pengrajin Tas

Alamat Produsen Tas pembuat Tas

Seminar

Jl. Leuwipanjang – Leuwi Sari V no 59

Bandung

No Hp 081-221-248-03

Telepon 022 – 520 6738

www.tasidola.com / www.pabriktas.co.id

Email : info_dh@yahoo.com / info_tasidola@yahoo.com