Shalat Tasbih


Shalat Tasbih termasuk salah satu shalat sunnah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Kalau bisa dilakukan setiap malam, jika tidak mampu seminggu sekali, jika tidak mampu juga sebulan sekali, jika tidak mampu juga setahun sekali atau tidak mampu juga seumur hidup sekali. Demikianlah anjuran agama Islam yang tidak memaksa untuk melakukan ibadah secara ikhlas.

Shalat sunnah tasbih dilakukan 4 rakaat. Jika dilakukan siang hari, 4 rakaat dengan sekali salam. Jika dilakukan malam hari, 4 rakaat dengan dua kali salam (dua kali shalat, dua rakaat, dua rakaat).

Sebaiknya shalat tasbih dilakukan sebelum shalat hajat, Karena shalat tasbih ini menghapus dosa-dosa, dengan demikian menjadi sebab terkabulnya hajat.

NIAT SHALAT TASBIH

Niat untuk dua kali salam (dua rakaat):

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Niat untuk satu kali salam (empat rakaat):

أُصَلِّى سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Secara umum, shalat tasbih sama dengan tata cara shalat yang lain, hanya saja ada tambahan bacaan tasbih, yaitu:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Lafadz ini dibaca sebanyak 75 kali pada tiap rakaat dengan aturan sebagai berikut:

  1. Sesudah membaca Al-Fatihah dan surah sebelum ruku sebanyak 15 kali,
  2. Ketika ruku setelah membaca do’a ruku dibaca sebanyak 10 kali,
  3. Ketika bangun dari ruku sesudah bacaan I’tidal dibaca 10 kali,
  4. Ketika sujud pertama sesudah membaca do’a sujud dibaca 10 kali,
  5. Ketika duduk diantara dua sujud sesudah membaca bacaan antara dua sujud dibaca 10 kali,
  6. Ketika sujud yang kedua sesudah membaca do’a sujud dibaca lagi 10 kali,
  7. Ketika bangun dari sujud yang kedua sebelum bangkit (duduk istirahat) dibaca lagi sebanyak 10 kali, (Terus baru berdiri untuk rakaat yang kedua).

DO’A SETELAH SHALAT TASBIH

اللّهُمَّ اِنِّى اَسْئَلُكَ تَوْفِيْقَ اَهْلِ اْلهُدَى وَاَعْمَالَ اَهْلِ اْليَقِيْن وَمُنَاصَحَةَ اَهْلِ التَّوْبَةِ وَعَزَمَ اَهْلِ الصَّبْرِ وَجَدَّ اَهْلِ الْخَشْيَةِ وَطَلَبَ اَهْلِ الرَّغْبَةِ وَتَعَبُّدَ اَهْلِ الْوَرَعِ وَعِرْفَانَ اَهْلِ اْلعِلْمِ حَتىَّ اَخَافَكَ . · اللّهُمَّ اِنِّى اَسْئَلُكَ مَخَافَةً تُحْجِزُنِى عَنْ مَعَاصِيْكَ حَتَّى اَعْمَلَ بِطَعَاتِكَ عَمَلاً اَسْتَحِقُ بِهِ رِضَاكَ وَحَتَّى اُنَاصِحَكَ فِى التَّوْبَةِ خَوْفًا مِنْكَ وَحَتَّى اُخْلِصَ لَكَ النَّصِيْحَةَ حُبًّالَكَ وَحَتَّى اَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فِى اْلأُمُوْرِ كُلِّهَا وَاُحْسِنَ الظَّنَّ بِكَ سُبْحَانَ خَالِقِ النُّوْرِ رَبَّنَا اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَغْفِرْلَنَا اِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر بِرَحْمَتِكَ يَااَرْحَمَ الرَّّاحِمِيْن.

BID’AH YANG SERING DI TEMUKAN DALAM SHALAT TASBIH

  1. Dilakukan secara berjamaah terus menerus.
  2. Diiringi dengan bacaan-bacaan tertentu, baik sebelum maupun sesudah shalat.
  3. Tidak mau shalat kecuali bersama Imamnya, Jamaahnya atau Tarekatnya.
  4. Tidak mau shalat kecuali dimasjid tertentu.
  5. Keyakinan sebagian orang yang melakukannya bahwa rezekinya akan bertambah dengan shalat tasbih.
  6. Membawa binatang-binatang tertentu untuk disembelih saat sebelum atau sesudah shalat tasbih, disertai dengan keyakinan-keyakinan tertentu.

Sumber: http://afifulikhwan.blogspot.co.id/2012/11/tata-cara-shalat-tasbih-lengkap-dan.html

Pabrik Tas di Indonesia

Konveksi Tas Idola Sebagai

Pengrajin Tas

Alamat Produsen Tas pembuat Tas

Seminar

Jl. Leuwipanjang – Leuwi Sari V no 59

Bandung

No Hp 081-221-248-03

Telepon 022 – 520 6738

www.tasidola.com / www.pabriktas.co.id

Email : info_dh@yahoo.com / info_tasidola@yahoo.com